Mahasiswa UMS Tembus Black Hat Europe, Kembangkan Virtual Lab Keamanan Siber
Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Bayu Fedra, mencatatkan prestasi di tingkat global dengan berpartisipasi dalam konferensi keamanan siber Black Hat Europe yang digelar di London. Ia menjadi satu-satunya perwakilan dari UMS yang lolos dan tampil di forum internasional tersebut.
Karya yang dibawanya berjudul Most Basic Penetration Testing Lab (MBPTL) dan berhasil melewati proses seleksi ketat untuk ditampilkan dalam sesi Black Hat Arsenal. Dalam forum tersebut, Fedra mempresentasikan sebuah platform laboratorium virtual yang dirancang untuk mendukung pembelajaran keamanan siber secara komprehensif.
Platform MBPTL dikembangkan berdasarkan pengalaman Fedra di bidang teknologi informasi sejak 2015, sekaligus sebagai respons atas keterbatasan media pembelajaran keamanan siber yang selama ini tersedia. Ia menilai banyak platform hanya menekankan satu aspek pengujian sistem tanpa memberikan gambaran metodologi secara utuh.
Berbeda dari pendekatan tersebut, MBPTL dirancang untuk mengakomodasi seluruh tahapan pengujian penetrasi. Pengguna dapat mempelajari proses mulai dari pengumpulan informasi awal (reconnaissance), analisis celah keamanan, eksploitasi, hingga teknik tunneling dalam lingkungan yang aman dan terstruktur.
Fedra menjelaskan bahwa platform ini dibuat dengan alur pembelajaran yang sederhana agar mudah dipahami oleh pemula, tanpa mengesampingkan standar metodologi yang digunakan dalam praktik keamanan siber profesional.
Meski baru dipresentasikan di tingkat internasional, MBPTL telah menarik perhatian dunia akademik di dalam negeri. Sejumlah perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB) dan BINUS University, mulai menjadikan platform tersebut sebagai referensi dalam materi pembelajaran keamanan siber.
Fedra mengaku keberhasilannya tidak lepas dari dukungan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ia menilai peran kampus sangat penting dalam membuka akses serta memberikan ruang pengembangan diri hingga ke level global.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kapasitas dan kompetensi untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan keamanan siber di tingkat internasional.
Karya yang dibawanya berjudul Most Basic Penetration Testing Lab (MBPTL) dan berhasil melewati proses seleksi ketat untuk ditampilkan dalam sesi Black Hat Arsenal. Dalam forum tersebut, Fedra mempresentasikan sebuah platform laboratorium virtual yang dirancang untuk mendukung pembelajaran keamanan siber secara komprehensif.
Platform MBPTL dikembangkan berdasarkan pengalaman Fedra di bidang teknologi informasi sejak 2015, sekaligus sebagai respons atas keterbatasan media pembelajaran keamanan siber yang selama ini tersedia. Ia menilai banyak platform hanya menekankan satu aspek pengujian sistem tanpa memberikan gambaran metodologi secara utuh.
Berbeda dari pendekatan tersebut, MBPTL dirancang untuk mengakomodasi seluruh tahapan pengujian penetrasi. Pengguna dapat mempelajari proses mulai dari pengumpulan informasi awal (reconnaissance), analisis celah keamanan, eksploitasi, hingga teknik tunneling dalam lingkungan yang aman dan terstruktur.
Fedra menjelaskan bahwa platform ini dibuat dengan alur pembelajaran yang sederhana agar mudah dipahami oleh pemula, tanpa mengesampingkan standar metodologi yang digunakan dalam praktik keamanan siber profesional.
Meski baru dipresentasikan di tingkat internasional, MBPTL telah menarik perhatian dunia akademik di dalam negeri. Sejumlah perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB) dan BINUS University, mulai menjadikan platform tersebut sebagai referensi dalam materi pembelajaran keamanan siber.
Fedra mengaku keberhasilannya tidak lepas dari dukungan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ia menilai peran kampus sangat penting dalam membuka akses serta memberikan ruang pengembangan diri hingga ke level global.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kapasitas dan kompetensi untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan keamanan siber di tingkat internasional.
Berita Terkait
Klaim Bobol Data Kemenag RI Beredar di Forum Peretasan BreachForums, Analis Peringatkan Risiko Penipuan
Forum peretasan gelap BreachForums kembali muncul dengan domain baru. Kementerian Agama Republik Indonesia yang berisi data sensitif kepegawaian dan layanan keagamaan....
Video Botol Golda Tanpa Sensor Viral, Waspadai
Platform media sosial 𝐓𝐢𝐤𝐓𝐨𝐤 - Isu pencarian terkait “video botol Golda” kembali ramai di ruang digital dan memicu rasa penasaran warganet. Narasi yang beredar sengaja dibangun untuk memancing imajinasi publik...
Telkomsel Gandeng Norton Hadirkan Layanan Keamanan Digital Telkomsel Norton Mobile Security
Keamanan melalui kode *500*676# aplikasi MyTelkomsel. Telkomsel resmi bekerja sama dengan NortonLifeLock untuk menghadirkan layanan keamanan digital "Telkomsel Norton Mobile Security". ...